Resiko

Resiko adalah konsekuensi yang mungkin terjadi dari sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang.

Segala hal pasti mengandung resiko. Nyebrang jalan mengandung resiko ketabrak mobil motor. Makan enak (kalau kebanyakan) mengandung resiko ketagihan dan naik berat badan. Naik pesawat mengandung resiko pesawatnya jatuh. Lari mengandung resiko kesandung atau cedera. Mencoba mengandung resiko gagal. Mencintaipun mengandung resiko.

Apapun pasti ada resikonya, termasuk juga trading (jual beli saham secara aktif). Trading seperti layaknya dagang pasti ada resiko, yaitu rugi. Kalau pakai kacamata dagang, yang penting adalah duit bisa muter untuk dapet duit lagi. Jadi jangan sampai ada barang dagangan yang mati / gak jalan. Karena bisa bikin duit macet. Duit macet bikin modal dagang jadi mengecil dan berimbas ke potensi profit.

Sama juga ceritanya sama trading. Trading ga mungkin 100% untung terus. Ada saatnya harus menjual rugi. Gapapa, yang penting tetap punya modal buat beli saham lagi yang lain yang punya potensi memberikan keuntungan.

Nah untuk itu :

1. Harus paham dan sadar dan menerima kalau ada resiko yang harus ditanggung setiap buka posisi beli. 

2. Money management (Pengaturan uang).

Kalau tak siap nanggung resiko, jangan trading dulu.

Atau kalau penasaraaan pengen juga coba, tradinglah dengan resiko kecil. Caranya jangan banyak-banyak buka posisi, jangan gede-gede duitnya.

Jadi kalau sampai harus menanggung resiko… kalau sampai harus jual rugi atau nyangkut (posisi saham rugi di portfolio).. kamu gak merasa kayak patah hati..galau setengah mati.. 

Tradinglag dengan resiko yang bisa kamu terima.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *